Puncak Klasemen Masih Milik Sydney FC

Sydney FC terus mendominasi perburuan gelar juara A-League, Australia hingga pekan ke 17. Pasalnya, The Sky Blues sukses memetik kemenangan saat bertandang ke Etihad Stadium, markas Melbourne Victory yang merupakan klub peringkat kedua klasemen. Sempat tertinggal satu gol melalui James Troisi di menit ke 18, tim asuhan Graham Arnold mampu bangkit untuk mengembalikkan kedudukan menjadi 1-2 dan bertahan hingga sang pengadil lapangan meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Melbourne Victory vs Sydney FC

Sydney FC sukses meraih kemenangan kala bertandang ke markas Melbourne Victory

Dengan membawa pulang poin penuh, maka posisi Sydney FC di puncak klasemen masih sangat kokoh dengan kini mengantongi 43 angka. Terpaut semakin jauh dari pesaing terdekatnya yang pada laga akhir pekan ini sukses dikalahkan menjadi 11 poin.

Tak hanya memperkokoh sebagai sang pemuncak klasemen, tetapi The Sky Blues juga berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan hingga matchday ke 17. Kini, Milos Ninkovic CS telah mencatatkan 13 kemenangan dan empat laga hanya berakhir imbang.

Walaupun Melbourne Victory menelan kekalahan, namun posisinya masih aman di urutan kedua dengan raihan 32 poin. Akan tetapi, hasil tersebut semakin memperlebar jarak dengan pemuncak klasemen dan memperpanjang tren buruk. Pasalnya, tiga laga terakhir yang telah dilakoni harus menelan kekalahan.

Selain itu, hasil buruk tersebut juga akan memperkecil angka dari sang rival sekota Melbourne City yang baru akan menjalani laga pada hari Jumat ini melawan Newcastle Jets. Saat ini berselisih enam poin dan akan menjadi tiga angka apabila mampu meraih poin penuh sempurna.

Central Coast Mariners masih tertahan di dasar klasemen dengan hanya meraih 10 poin saja. Dimana perolehan angka tersebut juga sama dengan yang dikantongi oleh Adelaide United di urutan kesembilan.

Graham Arnold Puas Dengan Performa Tim

Sydney FC mampu meraih poin maksimal kala bertandang ke markas Melbourne Victory, meskipun sempat tertinggal dan pada akhirnya mampu mengembalikkan keadaan menjadi 1-2. Hasil itu juga melanjutkan tren tak terkalahkan sejauh ini menjadi 17 laga. Hal tersebut membuat sang manajer Graham Arnold memuji penampilan anak asuhnya.

Graham Arnold

Graham Arnold puas dengan penampilan timnya

“Tuan rumah bermain dengan baik di menit-menit awal dan kami harus membayar dengan tercipta gol. Namun, kami langsung merespon gol tersebut dan menutup babak pertama dengan skor imbang,”

“Di babak kedua, kami akhirnya sukses memperbaiki penampilan dan mampu mengembalikkan kedudukan. Kami pun dapat mempertahankan keunggulan hingga akhir laga meskipun tim tuan rumah terus melancarkan serangan. Secara keseluruhan, saya puas dengan penampilan yang ditunjukkan oleh tim,”

“Kemenangan ini sangat penting untuk kami, lantaran semakin menjaga jarak aman dari pesaing terdekat kami. Terlepas bahwa sejauh ini kami belum menelan kekalahan. Berharap, catatan apik ini dapat kami pertahankan, hingga akhirnya trofi menjadi milik kami,” tutup manajer asal Australia.

Kevin Muscat: Kekalahan Menyakitkan

Pelatih Melbourne Victory Kevin Muscat mengungkapkan bahwa kekalahan timnya melawan Sydney FC pada matchday ke 17 lalu terasa cukup menyakitkan. Lantaran, bermain di markas sendiri dengan dukungan penuh para supporter. Terlebih, jarak dengan pemuncak klasemen semakin lebar.

Kevin Muscat

Kevin Muscat kecewa dengan kekalahan timnya atas Sydney FC

“Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi kami. Bagaimana tidak, kami sejak menit awal terus menekan pertahanan mereka (Sydney) dan terbukti kami mampu unggul terlebih dahulu. Namun, kami sedikit lengah dan kecolongan sehingga skor imbang menutup paruh pertama pertandingan.”

“Tetapi, kami kembali bangkit di babak kedua. Tapi, justru kami harus kembali kebobolan. Ditambah dengan kartu merah pemain kami yang sebetulnya kurang pantas untuk diberikan.”

“Kini, posisi kami masih tertahan di urutan kedua dan jarak semakin lebar dengan pemuncak klasemen. Akan tetapi, masih menyisakan beberapa pertandingan yang dapat merubah segalanya,” ujar Muscat.